NASA bantah temukan 100 planet mirip bumi

Sabtu, 24 Juli 2010


NASA membantah pesawat ruang angkasa Kepler telah menemukan 100 planet mirip bumi. Teleskop pemburu planet itu sejauh ini dipastikan hanya menemukan 5 planet asing di luar tata surya.

Laporan keliru tentang penemuan planet baru itu muncul dari respon terhadap pidato penyelidik Kepler Dimitar Sasselov yang dibacakan pada konferensi TED (Technology Entertainment and Design) bulan Juli.

“Lebih dari 100 planet ‘mirip Bumi’ ditemukan beberapa minggu terakhir,” sebut berita utama artikel di koran Inggris Daily Mail Rabu. Koran Inggris lain juga melaporkan temuan yang sama.

Namun, Sasselov hanya mereferensikan planet-planet yang mungkin di antara data Kepler.

“Apa yang disajikan Dimitar adalah calon,” kata David Koch, wakil kepala misi di Ames Research Center NASA di Moffett Field, California.

Planet ini memiliki tanda-tanda yang jelas kami cari, tapi kami harus melakukan penelitian ekstensif lanjutan untuk menghilangkan sinyal positif palsu, seperti latar belakang gerhana binari. Hal ini memerlukan upaya besar di mana akan dilakukan terutama pada pengamatan musim panas ini.”

Pada bulan Juni tim Kepler mengumumkan penemuan 706 kandidat planet, obyek-obyek ini memiliki tanda yang cocok untuk dijadikan sebagai pengganti bumi.

Teleskop ini mencari bintang yang memiliki cahaya yang meredup secara berkala. Temuan ini secara terperinci ada di dalam makalah ilmiah kepala penyelidik William Borucki yang juga merupakan anggota dari Ames NASA.

“Dalam pembahasan TED saya hanya mengulangi apa yang sudah diumumkan oleh tim Kepler pada 15 Juni 2010 dan ada dalam makalah Borucki lainnya,” kata Sasselov pada SPACE.com. “Jadi, tidak ada berita baru di sini, tapi akan ada banyak di tahun ini!” katanya.

Koch menegaskan bahwa perhitungan resmi planet Kepler masih jauh lebih sedikit. “Selain 5 planet yang sebelumnya telah diungkapkan, kami belum mengumumkan apapun,” katanya.

Untuk saat ini, dengan menggunakan berbagai metode, astronom telah memastikan hampir 500 planet di luar tata surya kita, kata Sasselov. Sejauh ini, sebagian besar penemuan planet ini definitif dari berbagai gas raksasa

0 komentar:

Posting Komentar